Perkembangan Janin Masa Kehamilan

HASBIHTC – Masa kehamilan merupakan masa yang diinginkan setiap wanita sekaligus masa yang paling mendebarkan. Mendebarkannya karena banyak daricalon ibu yang ternyata kurang memahami dalam perkembangan janin dalam tubuhnya, terlebih seiring perkembangan usia janin yang siap untuk dilahirkan. Untuk perkembangannya sendiri misalnya pada trimester kedua kehamilan akan banyak perubahan yang dialami janin sehingga bagi calon ibu wajib untuk mengetahuinya.

Perkembangan Janin Masa Kehamilan

Dengan mengetahui bagaimana perkembangan janin dalam tubuh ibu maka berbagai kekhawatiran pada kesehatan janin berikut juga calon ibu bisa dihindari. Selain itu pada tubuh ibu perkembangan janin sehat bisa didapatkan. Lalu untuk perkembangan trimesternya sendiri biasanya dapat dialami hal-hal berikut.

  1. Kondisi rahim yang membesar. Pada trimester kedua kondisi rahim ibu mengalami peregangan yang ukurannya bisa sampai 14 kali ukuran sebelumnya. Pembesaran ini selain dari bayi juga adanya air ketuban yang beratnya bisa sampai 2 kg, sehingga kondisi tubuh yang bertambah berat akan lumrah dialami saat itu.
  2. Pembesaran pada payudara. Selain pada kondisi rahim, saat kondisi kehamilan trimester kedua ini juga mengalami pembesaran pada bagian payudara. Pembesaran ini karena bagian payudara mulai terisi dengan kolostrum untuk proses menyusui nanti. Sehingga bagi para calon ibu sebaiknya mulai menggunakan bra yang ukurannya lebih besar dari biasanya supaya tidak mudah mengalami sesak.
  3. Detak jantung yang cepat. Saat kondisi hamil kerja jantung dalam memompa darah juga lebih keras sehingga menjadikan fisik seorang calon ibu mudah sekali mengalami lelah. Jantung bisa memompa sampai 50 % darah agar bisa mengisi tali pusar dan plasenta untuk persiapan persalinan. Dari itu saat usia persalinan ini bisa mengkonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, dan juga konsumsi vitamin.
  4. Mengalami kram. Saat kehamilan usia trimester dapat juga dialami adanya kram pada kaki terutama saat malam hari. Jika seperti ini anda alami sebaiknya dihindari dengan melakukan peregangan sebelum tidur, dan mengkonsumsi banyak air putih. Melakukan aktifitas fisik seperti olahraga yang ringan juga dapat dilakukan untuk mengurangi kram.

Share It →