Arsip Kategori: Lebaran

Mau Mudik Dengan Menggunakan Kereta Api? Perhatikan dan Persiapkan 4 Hal ini!

HASBI – Mudik lebaran merupakan suatu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh mayoritas masyarakat Indonesia, karena momen mudik lebaran biasanya diiringi dengan datangnya momen liburan yang panjang sehingga kehadiran momen libur lebaran bukan hanya ditunggu oleh mereka yang merayakan tapi juga ditunggu oleh mereka yang tidak merayakan. Untuk dapat mudik ke kampung halaman tentunya kalian perlu perencanaan yang matang, mulai dari kapan waktu berangkat, tranportasi apa yang akan dipergunakan sampai dengan perencanaan biaya, semuanya harus dipersiapkan secara matang.

kereta api

Untuk kalian yang ingin mudik cepat tapi gak kuat melihat harga tiket pesawat yang sangat mahal, kereta api bisa menjadi alternatif moda transportasi kalian. Beberapa waktu lalu PT. Kereta Api Indonesia (KAI) telah merilis tiket kereta tambahan lebaran 2019 yang mungkin bisa kalian dapatkan saat ini. Mudik dengan menggunakan kereta api sangatlah menyenangkan, karena selain harganya lebih bersahabat, mudik dengan kereta api juga akan menjamin kalian terhindar dari yang namanya kemacetan. Ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan dan persiapkan sebelum melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan kereta api, diantaranya:

Dokumen

Dokumen yang dimaksud disini adalah tiket kereta, KTP, SIM atau dokumen-dokumen lain yang sekiranya akan dibutuhkan untuk perjalanan kalian. Agar semua dokumen tertata rapi dan tidak tercecer, sebaiknya kalian menyiapkan satu dompet atau pouch yang bisa kalian gunakan untuk meletakan seluruh dokumen-dokumen penting didalamnya, jadi ketika dibutuhkan kalian gak perlu kesulitan mencarinya satu per satu, karena semuanya sudah tersedia disitu.

Makanan dan Minuman

Membawa makanan dan minuman kedalam kereta bukanlah sebuah kegiatan yang dilarang, makanya kalian gak perlu ragu untuk membawa serta makanan dan minuman kesukaan kalian kedalam gerbong kereta. Perjalanan dengan kereta bisa memakan waktu berjam-jam, dan meskipun kereta memiliki satu gerbong restoran yang biasa disebut dengan restorasi, tapi jika kalian tidak ingin boros, membawa makanan adalah pilihan yang paling bijak supaya kalian terbebas dari rasa lapar dan juga pemborosan karena membeli menu makanan di kereta api.

Membawa Benda Hiburan

Perjalanan panjang tentunya akan mendatangkan kebosanan, kan! Nah, untuk mengantisipasi kebosanan saat di kereta api, sebaiknya kalian membawa sesuatu yang dapat memberikan hiburan ke kalian, misalnya saja game player, buku ataupun headset yang bisa kalian gunakan saat menonton film di ponsel kalian.

Packing Yang Aman

Jumlah penumpang kereta api sangatlah banyak, makanya kalian biasa akan dikenakan peraturan mengenai berapa berat maksimal barang bawaan yang dapat kalian bawa kedalam kereta. Membawa 1 tas besar untuk pakaian dan 1 tas kecil untuk dokumen-dokumen atau benda lainnya rasanya sudah sangat cukup, karena jika kalian membawa terlalu banyak tas, tentunya kalian akan merasa kesulitan ketika harus tetap melindungi barang bawaan kalian dari kemungkinan dicuri orang.

Itulah 4 hal yang harus kalian perhatikan supaya mudik kalian dengan menggunakan kereta api berjalan lancar, dan bagi kalian yang masih berburu tiket kereta tambahan lebaran 2019, kalian bisa mengeceknya di websitenya Mister Aladin, dan dapatkan beragam promo menariknya, ya!

Sejarah Menyantap Ketupat Saat Lebaran

HASBIHTC.COM – Sejarah menyantap ketupat lebaran Makan ketupat pada hari raya idul fitri merupakan tradisi wajib dalam hal menyambut hari kemenangan umat muslim setelah satu bulan lamanya menjalani ibadah puasa bulan ramadhan. Namun tahukah Anda Asal usul dengan adanya makanan ketupat di hari raya ummat muslim idul fitri? Maka dari itu yuk kita simak ulasan mengenai Sejarah Makanan Ketupat di Hari Raya Idul Fitri di berikut ini seperti yang hasbihtc.com kutip dari situs kumpulansejarah dot com

Pada Awalnya Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh masyarakat jawa yaitu sunan kalijaga beliu membudayakan tradisi ini yakni setelah hari raya lebaran, yakni pada umumya masyarakat setempat membuat kerupat dari ayaman daun kelapa muda lalu diisi dengan beras lalu dimasak.

Sejarah Makan Ketupat saat Lebaran
Ketupat Lebaran

Sejarah Makan Ketupat di Hari Raya Idul Fitri

Sesudah memasak ketupat tersebut di antar dan dibagikan kepada family dan para kerabat yang dituakan dalam kampung, Saat itulah ketupat dijadikan lambang kebersamaan, dan ketupat pun memiliki filosopi dengan ayaman ayaman pada kulit ketupat yang terbuat dari daun kelapa, kulit tetupat ini mengambarkan begitu banyaknya kehilafan manusia

Sedangkan ketupat yang telah dibelah menjadi dua bagian maka akan terlihat isinya yang begitu putih, hal ini mengambarkan kesucian dan kebersihan hati ummat manusia, sesudah menempuh perjuangan sebulan penuh puasa ramadhan, menahan diri dari segala cobaan dan godaan Nafsu dan memohon agar diberi ampunan oleh Allah SWT dari segala tidak kesalahan yang telah kita perbuat.

Dan dari sisi bentuk ketupat yang begitu sempurna hal ini sebagai simbol meraih kemenagan bagi ummat muslim bahwa pada Akhirnya kita bisa berjuang meraih hari yang fitrah ini, gimana dengan membaca ulasan hasbihtcom diatas saja jamin Anda pasti sudah tahu mengenai sejarah dan asal usul ketupat.

Dan ternyata pengorbanan dari para wali dalam memperjuangkan dan menyebarkan agam Islam dengan cara menghargai dan menghormati budaya dalam mensyiarkan Agama Allah yaitu agama Isam. salah satu bukti dan contoh kongkrit mengenai cerita pandawa lima, pandawa 5 mereka mengambarkan dirinya bahwa rukun islam itu sebanyak lima, hingga agama islam sangat mudah diterima oleh kalangan masyarakat pada waktu itu.

Dan kini peninggalan dari sunan kalijaga sampai saat ini masih dipertahankan sampai sampai sekarang, bahkan hal ini menyebar luas sampai kenegara negera tetangga, seperti Negeri jiran malaysia kita masih dapat menjumpai ketupat, bahkan kini Ketupat sudah dijadikan makanan faforit orang Asia tenggara, hari raya lebaran dengan memakan ketupat sudah menjadi kebiasaan masyrakat sebagai ungkapan puji syukur sesudah menjalani ibadah puasa.

Adapun tujuan dari kebiasaan menyantap ketupat bersama family, tetangga maupun kerabat sesudah melaksanakan sholat idul fitri diharapkan agar moment ini dijadikan sebagai momen untuk saling bermaaf maafaan dan mau mengakui kesalahan, dari bentuk ketupat yang besegi empat tersirat makna “kiblat papat 5 pencer” yang diartikan sebagai 4 arah mata angin dan 1 pusat.

Dari keempat arah mata angin dan satu pusat dimaknai sebagai 4 arah mata Angin, yaitu seblah timur,utara,selatan dan barat dan bertumpu pada satu pusat, jika salah satu arah tersebut tidak ada maka keseimbangan alam akan goyah, dari hasil terjemahan filosofi bebas, dikaitkan dengan arah jalan hidup ummat manusia.

Kemanapun Arah mata Agin bertiup, pada hakikatnya manusia tidak terlepas dari pusatnya. Berpegang teguhlah pada Allah Swt, Agar kita tidak goyah maka kita ummat manusia tetap ingat kepada Sang Pencitanya sebagai pusat dari segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini.

Ada juga yang mengartikan dari Prinsip “kiblat 5 Pencer” bahwa kemana pun manusia melangkah pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta, ketupat lebaran tidak hanya dijadikan menu yang disajikan untuk menjamu keluarga dan tamu dihari yang fitrah. begitupun pada saat merayakan 6 hari puasa sunnah syawal.

Tapi sebagian besar masyarakat masih banyak yang menyalah artikan mengenai ketupat dari daun kelapa -janur-, menceriminkan kesalahan manusia, sedangkan warna putih ketupat saat dibelah sebagai lambang kebersihan susudah bermaaf maafan, dan butiran beras yang terbungkus janur adalah simbol kebersamaan dan kesejatraan.

Pemanfaatan janur yang dipakai sebagai kemasan mempunyai makna yang tersembunyi, Kata “jaa a al-nur” dalam bahasa arab yang berarti cahaya telah datang, Cahaya dalam dalam arti luas merupakan keadaan suci manusia setelah memperoleh pencerahan selama bulan suci ramadhan.

Selain dari pada itu, Kebiasaan makan ketupat lebaran masih langgeng sampai saat ini, pemanfaatan sayur opor yang digunkan sebagai pasangan saat makan ketupat, sayur opor ini berbahan dasar santan kelapa yang dalam Bahasa Jawa dari santan ialah “santen” yang memiliki makna “pangapunten” atau memohon maaf.

Demikianlah ulasan asal usul ketupat yang dijadikan Makanan pada hari raya idul fitri semoga Anda bisa memetik hikmah dari penjelasan artikel Makan ketupat, Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Wassalam.

Original Posted By Creative Commons License Hasbihtc.com

Hari Lebaran Idul Adha Akan Jatuh Pada Tanggal

Hasbihtc.com – Hari Lebaran Idul Adha 2015 Akan Jatuh Pada Tanggal, rasanya baru kemarin ummat Muslim diseluruh dunia usai merayakan lebaran idul fitri, bermaaf maafan serta silahturahmi kesanak family serta kerabat dekat lainya, dan tinggal mengitung hari lagi hari raya idul Qurban akan kita rayakan lagi secara bersama sama.

Negara Indonesia merupakan negara kepulaun dan memiliki Zona waktu yang berbeda mungkin itulah alasan bagi saya pribadi mengapa di negara kita ini, Hari lebaran selalu menjadi permsalahan dalam penentuan jatuh tempo mengenai kapan lebaran idul Qurban [Lebaran Haji] di Laksanakan.

Hari Lebaran Idul Adha 2014 Akan Jatuh Pada Tanggal
Kota Suci Mekah Kabbah

Penetuan Lebaran Idul Adha

Berikut ini ulasan mengenai Hari penetapan hari lebaran idul adha 2014 yang di tinjau dari segi zona waktu (Bulan Baru) di mekah dan Indonesia.

Mekkah [Saudi Arabia]
Bulan baru terjadi tanggal 0 September 2015 jam 9:14 pagi waktu Mekkah. Dan bulan akan terbenam pukul 18:21 waktu Mekkah. Matahari terbenam hari itu pukul 18:15 serta ketinggian bulan hari itu sekitar 0.9° ketika matahari tenggelam. Secara astronomi cukup sulit melihat bulan/hilal pada ketinggian tersebut dan cuma punya waktu sekitar 5 menit sebelum ditelan bumi.

Akan Tetapi karena Otoritas pada negara Saudi memiliki sejarah mengenai penentuan penangalan hijriyah, maka menurut kalkulasi saya Saudi akan menetapkan tanggal satu Zulhijah jatuh pada penangalan 0 September 2015 dan wukuf di arafah pada hari jumat tanggal 0 Oktober 2015 (tinggal urut kacang saja menentukan 9 zulhijah).

Indonesia [Jakarta]
Bulan baru terjadi tanggal 24 September 2015 jam 1:14 siang WIB. Dan bulan akan terbenam pukul 17:51 WIB. Matahari terbenam hari itu pukul 17:48 serta ketinggian bulan hari itu sekitar 0.4° ketika matahari tenggelam. Secara astronomi cukup sulit melihat bulan/hilal pada ketinggian tersebut dan cuma punya waktu sekitar 3 menit sebelum ditelan bumi..

Bagi Muhammadiyah dengan wujudul hilalnya, maka 1 Zulhijah pasti akan jatuh tanggal 25 September 2014 (karena hilal sudah wujud sore 24 September tersebut), otomatis puasa arafah pada hari Jum’at 3 Oktober dan Idul Adha hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2014.

Bagaimana dengan pemerintah? Perkiraan saya, meskipun secara astronomi bulan masih rendah, pemerintah tetap akan menentukan 1 Zulhijah jatuh taanggal 24 September. Jadi Pemerintah akan bersama-sama Muhammadiyah dan seluruh ormas melaksanakan puasa Arafah dan Idul Adha pada hari yang seragam. Ini semata-mata karena pertimbangan berikut ini :

  • Tanggal Kalender merah/Hari Libur Nasional adalah tanggal 05 Oktober
  • Arab Saudi juga Wukuf tanggal _ Oktober 2015
  • Sementara Imkanur Rukyat masih mentok di ketinggian 2°. Jadi sudah memenuhi imkanur rukyat, meskipun secara astronomi masih mustahil
  • Puasa Arafah jatuh hari Sabtu tanggal _ Oktober 2015 menurut versi pemerintah
  • Jadi Pemerintah Idul Adha sesuai dengan keputusan Hari Libur nasional 2015/tanggal merah, yaitu hari Minggu tanggal 5 Oktober 2015 (Berbeda dengan Muhammadiyah dan Arab Saudi).

Selamat merayakan hari idul Adha dan lebaran secara bersama-sama, semoga lebaran Haji 2015 akan diadakan secara serentak dan Tentunya kita masih menunggu penetuan dan keputusan dari pemerintah Note: Info Akan Kami Update. Semoga Apa yang di posting admin hasbihtc.com dapat memberikan manfaat mengenai masalah terkait dengan hari raya Idul Adha 2015, [Idul Qurban] Wassalam baca juga tata cara pelaksaan idul Qurban.