Panduan Tata Cara Berqurban

Panduan Tata Cara Berqurban, Kurban atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan sedangkan ritual kurban adalah salah satu ritual ibadah pemeluk agama Islam, dimana dilakukan penyembelihan binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah

Ritual kurban dilakukan pada bulan Dzulhijjah pada penanggalan Islam, yakni pada tanggal 10 hari nahar dan 11,12 dan 13 atau hari tasyrik bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Qurban merupakan salah satu ibadah bagi mereka yang mampu Namun, sama seperti ibadah-ibadah lainnya dalam Islam, qurban pun mempunyai ketentuannya sendiri Berikut Panduan Tata Cara Berqurban di antaranya:

Panduan Tata Cara Berqurban

Gambar Hewan Qurban

Panduan Tata Cara Berqurban

Ditegaskan oleh Ibnu Qayim, bahwa tidak pernah diriwayatkan dari Rasulullah atau pun sahabat untuk penyembelihan Qurban, haji, aqiqah, akikah, kecuali dari hewan ternak Jadi tidak sah berQurban dengan 100 ekor ayam, bebek, dan sebagainya namum tidak ada perbedaan antara sapi dengan kerbau, karena hakikatnya sama, yang jelas sapi atau kerbau tersebut telah Memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Umur hewan ternak yang boleh dijadikan hewan Qurban adalah :

  • Unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6
  • Sapi minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ke 3
  • Kambing jenis Domba atau Biri-biri diperbolehkan umur minimal 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan yang umur 1 tahun.
  • Sedangkan bagi kambing biasa yang bukan jenis Domba atau Biri-biri, misalkan Kambing Sulawesi, maka minimal umur 1 tahun.

Syarat-syarat sah pemilihan hewan Qurban Adalah :

  1. Kondisi fisik atau badanya tidak cacat
  2. Berbadan sehat walafiat tidak sakit
  3. Kaki sehat tidak pincang
  4. Mata sehat tidak buta sebelah atau keduanya
  5. Badannya tidak kurus kering tidak berlemak bersumsum
  6. Tidak sedang hamil atau habis melahirkan anak

Waktu yang baik untuk menyembelih hewan kurban adalah :

  • Awal waktu menyembelih adalah setelah sholat Idul Adha.
  • Akhir waktu menyembelih terdapat dua pendapat dari kalangan ulama.
  • Pendapat pertama ketika matahari terbenam pada tanggal 12 Dzulhijah.
  • Pendapat kedua ketika matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijah.

Demikianlah persembahan dari saya mengenai Tata Cara Berqurban Semoga dapat bermanfaat dan bisa dijadikan referensi bagi Ummat Islam yang Hendak berQurban Wassalam.

Original Posted By Creative Commons License Hasbihtc.com

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>