5 Kebiasaan Sehat yang Harus Ditanamkan Sejak Dini

HASBIHTC – Yang namanya kebiasaan baik memang seharusnya mulai ditanamkan sejak dini. Semakin awal anak mulai melakukannya, semakin besar kemungkinan kebiasaan ini terbawa hingga dewasa.

Kebiasaan sehat yang diajarkan sejak anak masih kecil akan bermanfaat besar dalam mencegah penyakit dan menjaga kesehatannya dalam jangka panjang. Di bawah ini, kami telah mengumpulkan 5 kebiasaan sehat yang perlu Anda ajarkan kepada si kecil.

Mencuci tangan secara teratur

Banyak sekali penyakit yang bisa kita hindari dengan mencuci tangan secara teratur, di antaranya pilek, muntah-mencret, dan cacingan. Anak memang enggan mencuci tangan jika tidak diingatkan, dan inilah pentingnya menerapkan kebiasaan ini sejak dini.

Kebiasaan Sehat

Selain sebelum dan sesudah makan, mencuci tangan juga sebaiknya dilakukan setelah selesai menggunakan toilet dan sepulang dari beraktivitas di luar rumah. Untuk menjamin agar tangan terbebas dari bakteri dan kuman, ada 7 langkah cuci tangan yang benar. Pastikan Anda mengajarkan setiap langkah ini kepada anak hingga dia bisa melakukannya sendiri tanpa harus diingatkan.

Menyikat gigi dua kali sehari

Kebiasaan ini tertulis di mana-mana, mulai dari kemasan sikat gigi hingga ruang tunggu dokter gigi. Kebersihan gigi bukan hanya penting untuk menghindari sakit gigi, tapi juga untuk menjaga kesehatan mulut dan gusi dalam jangka panjang.

Menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan dan sebelum tidur selama 3 menit setiap kalinya. Selain itu, anak juga perlu diajak kontrol secara teratur (6 bulan sekali) ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi dan memastikan giginya tumbuh secara baik.

Makan hanya pada waktu yang ditentukan

Anak sebaiknya tidak dibiasakan mengemil di luar jam makan untuk menghindari obesitas. Tentu saja, anak yang sedang tumbuh membutuhkan snack. Tentukan waktu untuk mengemil setiap hari, misalnya jam 4 sore.

Dengan demikian, anak terbiasa untuk tidak meminta cemilan sepanjang hari dan mengerti bahwa ada waktu untuk makan dan ada waktu untuk kegiatan lain. Selain itu, sediakan snack sehat di rumah, misalnya jus buah, pisang dengan selai kacang, atau agar-agar yang mengandung banyak serat.

Membatasi waktu di depan layar

Baik itu TV, komputer maupun perangkat pintar, menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar tidak baik untuk mata dan perkembangan otak si kecil. Tentukan jadwal dan frekuensi untuk menonton kartun favoritnya atau bermain game, dan ingatkan si kecil bahwa jadwal ini tidak bisa ditawar.

Biasakan agar anak bermain di luar dengan kakak, adik, atau teman-temannya. Aktivitas fisik sangat baik untuk perkembangan anak dan interaksi yang terjadi ketika bermain dengan orang lain akan menyiapkannya untuk kehidupan sosialnya kelak.

Tidur tidak terlalu larut

Anak-anak membutuhkan waktu tidur yang panjang agar otaknya berkembang secara optimal. Si kecil memang suka menunda-nunda waktu tidur karena masih ingin bermain. Tentukan waktu tidur yang sesuai dengan usia anak dan jam ketika dia harus bangun tiap pagi. Semakin awal anak harus bangun, semakin awal pula dia harus tidur.

Anda juga bisa menerapkan rutinitas sebelum tidur, yang bisa berupa membaca cerita bersama-sama, mengucapkan doa, dan mematikan lampu. Dengan demikian, anak terbiasa mengikuti pola tertentu dan mengetahui kapan dia harus tidur. Setelah beberapa lama, dia akan berhenti menunda-nunda jam tidur.

Semua kebiasaan ini akan membutuhkan waktu dan kesabaran dalam mengajarkannya, misalnya saja memastikan si kecil melakukan 7 langkah cuci tangan satu-persatu. Jelaskan kepada anak manfaat melakukannya secara rutin sehingga dia mengerti dan tertarik untuk menerapkannya.

Tunjukkan pula bahwa Anda pun melakukan semua kebiasaan ini. Ingatlah bahwa anak belajar dengan cara meniru orang tuanya. Jadi, yuk, kita mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat ini sejak dini!

Share It →