4 Kebiasan Buruk Dalam Toilet Yang Harus Dihindari

Hasbihtc.comKebiasan Buruk Dalam Toilet, Melindungi kebersihan memang sangat utama, terlebih bila berada pada suatu tempat yang menjadi salah satu sarang virus dan kuman sepertihalnya pada toilet. Anda barangkali berfikir, dengan membersihkan tangan sesudah menggunakan toilet, maka Anda bakal terlepas dari infeksi kuman yang ada di dalamnya.

4 Kebiasan Buruk Dalam Toilet Yang Harus Dihindari

Toilet

Tetapi, nyatanya membersihkan tangan saja tidak cukup. Beberapa rutinitas Anda didalam toilet barangkali akan menambah kemungkinan Anda terinfeksi virus dan kuman. Jadi ada Baiknya jika Anda mengupayakan menjauhi beberapa rutinitas jelek dalam toilet yang bisa membuat Anda rawan oleh infeksi kuman, seperti yang hasbihtc lansir dari menshealth berikut empat kebiasaan buruk dalam toilet yang harus Anda tahu.

1. Menggunakan Gadget/Ponsel

Empat persen orang yang berumur antara 18-24 tahun memakai gadget/hape dan bermain media sosial dalam toilet, seperti yang dinyatakan oleh lembaga riset Nielsen. Dan, faktanya riset di negara Inggris pada tahun tahun 2011 lalu, menemukan terdapatnya bakteri yang biasa hidup pada feses pada 1 dari 6 handphone pada umunya.

2. Menekan tombol flush tanpa menutup toilet

Waktu Anda menekan tombol flush pada WC dalam situasi terbuka, partikel air dari WC bisa menyebar ke seluruh penjuru wc. Bakteri pemicu diare bisa menyebar hingga 10 inchi dari WC waktu flush berlangsung.

3. Meletakkan sikat gigi di dekat WC dalam situasi terbuka

Sikat gigi yang terdapat dekat dengan WC bisa terkontaminasi dengan bakteri. Jadi ada baiknya jika Anda meletakkan sikat gigi jauh dari WC atau tempatkan dalam tempat tertutup seperti lemari.

4. Celana menyentuh lantai

Bila Anda menurunkan celana Anda hingga menyentuh lantai toilet, dapat di pastikan celana Anda sudah terkontaminasi oleh bakteri. Lantai toilet adalah satu diantara sarang dari berbagai macam bakteri.

Tetaplah jaga kebersihan serta jauhi serta rutinitas buruk yang bisa menyebabkan Anda dan keluarga terinfeksi penyakit. Dikarenakan mencegah penyakit itu lebih baik dari pada mengobati.

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>